Siapa Berisiko dan Mengapa ?
Pengobatan alternatif Ustad Ahmad Tapa memberikan sedikit ulasan siapa saja yang berisiko mengalami alergi dan apa yang menjadi penyebab alergi tersebut. Pengobatan alternatif ustad ahmad tapa akan mengulas secara klinis dan sistematis tentang allergan.
Alergi dapat berkembang pada umur berapa saja, kemungkinan bahkan
didalam kandungan. Mereka umumnya terjadi pada anak-anak namun mungkin
dapat menimbulkan gejala-gejala untuk pertama kalinya pada waktu dewasa.
Asma mungkin berlangsung lama pada orang-orang dewasa sedangkan alergi hidung cenderung berkurang di usia tua.
Kenapa, mungkin anda tanya, beberapa orang sensitif (peka) terhadap
allergen-allergen tertentu dimana kebanyakan tidak peka? Mengapa
orang-orang alergi menghasilkan lebih banyak IgE dari pada yang tidak
alergi? Kelihatannya faktor utama yang membedakannya adalah keturunan.
Untuk beberapa waktu, telah diketahui bahwa kondisi-kondisi alergi
cenderung berkelompok/berkerumun didalam keluarga-keluarga. Risiko anda
sendiri mengembangkan alergi berhubungan dengan sejarah alergi dari
orang tua anda. Jika tidak ada satupun orang tua anda alergi, kesempatan
anda mendapat alergi adalah kira-kira 15%. Jika satu orang tua alergi,
risiko anda meningkat sampai 30% dan jika kedua-duanya alergi, risiko
anda lebih besar dari 60%.
Walaupun anda mungkin mewarisi kecenderungan mengembangkan alergi,
anda mungkin kenyataanya tidak pernah mempunyai gejala-gejala. Anda juga
tidak seharusnya mewarisi alergi yang sama atau penyakit-penyakit yang
sama seperti orang tua anda. Masih belum jelas apa yang menentukan
bahan-bahan apa yang memicu reaksi pada orang yang alergi. Apalagi,
penyakit-penyakit yang mana mungkin dapat berkembang atau berapa
beratnya gejala-gejala yang mungkin terjadi, belum diketahui.
Potongan utama lainnya dari teka-teki alergi adalah lingkungan.
Adalah jelas bahwa anda harus mempunyai tendensi genetik dan di ekspose
pada allergen sehingga mengembangkan alergi. Sebagai tambahan, lebih
hebat dan ber-ulang-ulang ekspose pada allergen dan lebih awal terjadi
didalam kehidupan, lebih mungkin alergi akan berkembang.
Ada pengaruh-pengaruh penting lainnya yang dapat berkomplot untuk
menyebabkan kondisi-kondisi alergi. Beberapa dari ini termasuk merokok,
polusi, infeksi, dan hormon-hormon.
Kondisi-Kondisi Umum Alergi dan Gejal-Gejala dan Tanda-Tandanya
Bagian-bagian tubuh yang cenderung bereaksi pada alergi termasuk
mata-mata, hidung, paru-paru, kulit, dan perut. Walaupun beragam
penyakit-penyakit alergi dapat timbul berbeda, mereka semua berasal dari
tanggapan/reaksi imun yang berlebihan pada bahan-bahan asing pada
orang-orang yang sensitif. Uraian-uraian singkat berikut akan menyajikan
ikhtisar dari kelainan-kelainan alergi yang umum.
Alergi Rhinitis
Alergi Rhinitis ("hay fever") adalah yang paling umum dari
penyakit-penyakit alergi dan merujuk pada gejala-gejala hidung musiman
yang disebabkan oleh serbuk sari. Alergi rhinitis sepanjang tahun atau
alergi rhinitis abadi (perennial) umumnya disebabkan oleh
allergen-allergen didalam rumah/ruangan, seperti tungau (dust mites),
dander binatang, atau jamur-jamur. Juga dapat disebabkan oleh serbuk
sari. Gejala-gejala berasal dari peradangan dari jaringan yang melapisi
bagian dalam hidung (pelapis atau selaput-selaput lendir) setelah
allergens dihirup. Area-area yang berdekatan, seperti telinga-telinga,
sinus-sinus, dan tenggorokan dapat juga terlibat. Gejala-gejala yang
paling umum termasuk:
- Hidung meler
- Hidung mampet
- Bersin
- Hidung gatal
- Telinga-telinga dan tenggorokan yang gatal
- Post nasal drip
Pada tahun 1819, seorang dokter inggris, John Bostock, pertama kali
menggambarkan hay fever dengan merinci gejala-gejala hidung musiman
sendirinya, yang dia sebut "summer catarrh". Kondisi disebut hay fever
karena diperkirakan disebabkan oleh "new hay".
Asma
Asma adalah persoalan pernapasan yang berasal dari peradangan dan
kekejangan (spasm) dari saluran udara paru-paru (bronchial tubes).
Peradangan menyebabkan penyempitan dari saluran-saluran udara, yang mana
membatasi aliran udara kedalam dan keluar dari paru-paru. Asma paling
sering, namun tidak selalu, dihubungkan dengan alergi-alergi.
Gejala-gejala umum termasuk:
- Sesak Napas
- Mencuit-cuit (Wheezing)
- Batuk
- Sesak Dada
Alergi Mata-Mata
Alergi mata-mata (allergic conjunctivitis) adalah peradangan
dari lapisan-lapisan jaringan (membranes) yang menutupi permukaan dari
bola mata dan permukaan bawah dari kelopak mata. Peradangan terjadi
sebagai hasil dari reaksi alergi dan mungkin dapat menghasilkan
gejala-gejala berikut:
- Kemerahan dibawah kelopak dan mata keseluruhannya
- Mata-mata yang berair dan gatal
- Pembengkakkan dari membran-membran
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ
ٱلْعــَٰلــَمِين
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul: Gejala-gejala Alergi
Ditulis Oleh Unknown
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Gejala-gejala Alergi ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya
Judul: Gejala-gejala Alergi
Ditulis Oleh Unknown
Jika mengutip harap berikan link yang menuju ke artikel Gejala-gejala Alergi ini. Sesama blogger mari saling menghargai. Terima kasih atas perhatiannya
0 komentar "Gejala-gejala Alergi", Baca atau Masukkan Komentar
Posting Komentar